Integrasi OBS Studio dengan Platform Live Streaming (YouTube/Zoom) sebagai Solusi Real-Time Pembuatan dan Distribusi Konten Pembelajaran
DOI:
https://doi.org/10.62518/s16anv38Kata Kunci:
OBS Studio, Live Streaming, Konten Pembelajaran, YouTube, Zoom, Real-Time, Blended Learning.Abstrak
Pandemi COVID-19 telah mendorong transformasi drastis dalam sektor pendidikan, memaksa adopsi model pembelajaran daring (PJJ) dan hibrida. Tantangan utama yang dihadapi pendidik adalah menyediakan konten pembelajaran audio-visual yang menarik secara real-time, dapat diakses secara luas, dan memfasilitasi interaksi yang efektif. Penelitian ini bertujuan menganalisis optimalisasi integrasi Open Broadcaster Software (OBS) Studio, sebuah perangkat lunak open-source yang gratis, dengan platform live streaming utama: YouTube (untuk distribusi asinkron/VoD) dan Zoom (untuk interaksi sinkron dua arah). Metode penelitian ini adalah sintesis kualitatif deskriptif berdasarkan temuan studi kasus dari berbagai jenjang pendidikan di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi OBS-YouTube terbukti sangat efektif dalam meningkatkan motivasi dan pemahaman siswa dengan gaya belajar audio-visual, didukung oleh fitur rekaman otomatis untuk pembelajaran mandiri. Meskipun demikian, interaksi yang bersifat satu arah (melalui live chat) memerlukan kompensasi dari platform video conference yang berinteraksi langsung seperti Zoom. Keberhasilan solusi ini sangat bergantung pada peningkatan literasi digital guru, terutama dalam teknik produksi, dan resolusi tantangan infrastruktur digital, seperti kendala jaringan dan biaya kuota data. Kesimpulannya, integrasi OBS Studio menawarkan solusi yang efisien, fleksibel, dan ekonomis untuk produksi dan distribusi konten pembelajaran real-time, asalkan didukung oleh pelatihan profesional yang memadai dan infrastruktur digital yang merata.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Dr. H. Rustiyana, ST., MT., M.Pd., M.AP. (Penulis)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.