Pengembangan LKPD model Problem Posing untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Matematis
DOI:
https://doi.org/10.62518/0q9tdr70Abstrak
Mengingat rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa dalam matematika, khususnya materi aljabar, penelitian ini berfokus pada pengembangan suatu alat bantu pembelajaran yang efektif. Alat bantu tersebut berupa Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang dirancang dengan pendekatan problem posing untuk merangsang siswa berpikir kritis dan memecahkan masalah secara mandiri.
Penelitian ini mengadopsi pendekatan penelitian pengembangan (design research) dengan model pengembangan studi untuk mengembangkan LKPD. Seluruh siswa kelas VII.7 di SMP Negeri 1 Cihampelas, berjumlah 40 orang, terlibat sebagai peserta penelitian. Data penelitian diperoleh melalui wawancara mendalam, pengumpulan dokumen, dan penggunaan skala sikap.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan dengan persentase validitas 85,60% artinya sangat valid, nilai persentase kepraktisan 82% dengan kategori sangat praktis, dan persentase keefektifan 81% artinya sangat efektif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan memiliki validitas, kepraktisan, dan efektivitas yang tinggi. LKPD ini terbukti mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa SMP secara signifikan, serta mempermudah pemahaman mereka terhadap konsep aljabar. Dengan demikian, LKPD ini dapat menjadi pilihan yang tepat untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Rahmat Sodik (Penulis)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.