Pengaruh Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMP di Bandung Barat

Authors

  • Rustiyana Rustiyana Birokrat Author

DOI:

https://doi.org/10.62518/0ty27836

Keywords:

Pembelajaran Berdiferensiasi, Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis, Problem Based Learning, Kesiapan Belajar, Bandung Barat.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan pembelajaran berdiferensiasi terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Bandung Barat. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada fenomena rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang teridentifikasi sebagai salah satu hambatan utama dalam pencapaian kompetensi matematika nasional. Selain itu, terdapat kesenjangan yang nyata antara heterogenitas kebutuhan belajar siswa—meliputi kesiapan belajar (readiness), minat, dan profil belajar—dengan praktik pembelajaran konvensional yang cenderung seragam (one-size-fits-all). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi-experiment) dan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas VIII di salah satu SMP Negeri di Bandung Barat, dengan sampel yang dipilih melalui teknik cluster random sampling. Instrumen yang digunakan meliputi tes kemampuan pemecahan masalah matematis berbentuk uraian, angket gaya belajar, dan lembar observasi aktivitas pembelajaran. Analisis data dilakukan menggunakan uji prasyarat normalitas dan homogenitas, dilanjutkan dengan uji hipotesis menggunakan uji-t independen dan uji Mann-Whitney, serta perhitungan N-Gain untuk mengukur efektivitas peningkatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan dalam peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis antara siswa yang memperoleh pembelajaran berdiferensiasi dibandingkan dengan siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional. Pembelajaran berdiferensiasi terbukti efektif dalam mengakomodasi keberagaman siswa, memfasilitasi pemahaman konsep yang lebih mendalam, dan meningkatkan kemandirian belajar, yang pada gilirannya berkontribusi positif terhadap kemampuan pemecahan masalah.

Published

2024-12-12